WARTA DESA

Milangkala ke-143 Gunungleutik, Meriah Penuh Kebersamaan

Foto AGUS RACHMAT Pewarta | AGUS RACHMAT • 29 August 2026
Milangkala ke-143 Gunungleutik, Meriah Penuh Kebersamaan

Kab. Bandung (NN) – Pemerintah Desa Gunungleutik, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, menggelar peringatan Milangkala Desa ke-143 yang dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan yang melibatkan masyarakat dari berbagai wilayah di Desa Gunungleutik tersebut berlangsung meriah di lapangan sepak bola Desa Gunungleutik, Sabtu (29/8/2026).

Beragam kegiatan digelar untuk memeriahkan peringatan, mulai dari bazar ekstra UMKM, karnaval, lomba liwet, senam sehat SKJ, gerak jalan sehat, Amazing Race, gerakan operasi bersih (opsih), lomba karaoke, Social Investment, hiburan rakyat bobodoran Sunda, pentas kreasi seni, hingga pertunjukan Wayang Golek.

Sejak pagi, warga beramai-ramai memadati lapangan sepak bola Desa Gunungleutik. Mereka tidak hanya menyaksikan, tetapi juga turut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang dikemas menarik, penuh kegembiraan, dan sarat kebersamaan.

Panitia juga menyediakan beragam hadiah serta ratusan doorprize bagi peserta yang beruntung. Hal tersebut semakin menambah semarak kegiatan dan membuat antusiasme warga terus terjaga hingga seluruh rangkaian acara selesai.

Kepala Desa Gunungleutik, Agus Hamdani, S.IP., mengatakan bahwa kegiatan Milangkala Desa merupakan agenda rutin tahunan yang menjadi momentum untuk mengenang sejarah sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah desa dan masyarakat.

“Alhamdulillah, pada hari ini, Sabtu, 29 Agustus 2026, kami Pemerintah Desa bersama lembaga desa, para tokoh, serta seluruh elemen masyarakat melaksanakan agenda rutin tahunan, yaitu Milangkala Desa ke-143 sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81,” ujar Agus.

Menurutnya, Milangkala Desa bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk mengenang jasa para pendahulu dan pelopor yang telah memberikan pengabdian terbaik bagi Desa Gunungleutik.

“Dengan adanya agenda rutin tahunan ini, kita kembali mengingat sejarah para pelopor yang sudah memberikan yang terbaik untuk Desa Gunungleutik. Kita juga mengingat para pendahulu yang mungkin sudah meninggal dunia. Mari kita doakan bersama agar mereka mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Tentunya, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi yang mudah-mudahan diridai Allah SWT,” tuturnya.

Agus berharap, kegiatan Milangkala Desa dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk penghormatan kepada para mantan kepala desa, mantan anggota BPD, mantan ketua RT dan RW, mantan ketua DKM, serta seluruh tokoh dan warga yang pernah memberikan pengabdian kepada masyarakat.

“Kami berharap setiap tahun agenda Milangkala Desa ini terus dilaksanakan, sehingga kita tidak melupakan sejarah dan selalu mendoakan orang-orang yang pernah menjadi pengurus maupun tokoh masyarakat, mulai dari mantan kepala desa, mantan BPD, mantan ketua RT, RW, mantan ketua DKM, serta semuanya yang telah melayani dan memberikan pengabdian kepada pemerintah dan masyarakat. Semoga yang masih diberikan kesehatan, sementara keluarga dan para pendahulu yang telah meninggal dunia semoga mendapat tempat terbaik di surga Allah SWT,” harapnya.

Ia menambahkan, peringatan Milangkala Desa ke-143 yang dirangkaikan dengan HUT RI ke-81 juga menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

“Pada intinya, melalui agenda rutin Milangkala Desa ke-143 sekaligus HUT RI ini, kita tidak boleh melupakan sejarah dan jasa para pahlawan yang telah merebut dan memperjuangkan kemerdekaan. Mari kita doakan para pahlawan agar mendapat tempat terbaik di surga Allah SWT,” katanya.

Agus juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan pihak yang telah terlibat dalam menyukseskan rangkaian kegiatan tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada panitia yang telah melaksanakan kegiatan dari awal sampai akhir. Semoga seluruh pengorbanan dan kerja kerasnya menjadi amal jariyah di sisi Allah SWT,” pungkasnya.

Sementara itu, Babinsa Desa Gunungleutik, anggota Koramil 2408/Ciparay, Sertu Susanto, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Gunungleutik dan masyarakat yang telah bersama-sama menyukseskan kegiatan tersebut.

Ia berharap peringatan Milangkala Desa tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga mampu memperkuat kebersamaan, silaturahmi, dan semangat gotong royong masyarakat.

“Semoga Desa Gunungleutik semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, dan pemerintahannya semakin amanah. Kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik karena adanya kerja sama antara pemerintah desa dan masyarakat,” ungkap Sertu Susanto.

Bagi masyarakat, peringatan Milangkala ke-143 menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang Desa Gunungleutik sekaligus mempererat tali silaturahmi. Perpaduan kegiatan budaya, keagamaan, olahraga, UMKM, dan hiburan menjadi sarana untuk menjaga tradisi serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun desa. ***

Bagikan Berita Ini: